Minggu, 02 Agustus 2009

ALAT DAN MESIN PERTANIAN



ALAT DAN MESIN PERTANIAN I



OLEH :
S U P R I Y O N 0



BIDANG KONSENTRASI
RANCANGBANGUN PERALATAN PERTANIAN
PROGRAM UNGGULAN DIPLOMA IV
POLITEKNIK NEGERI JEMBER






PENGOLAHAN TANAH PRIMER

Pengolahan tanah merupakan proses terberat dari keseluruhan proses budidaya
Konsumsi energy sekitar 1/3 dari total kebutuhan energy
PENGOLAHAN TANAH PRIMER :
Kegiatan pengolahan tanah pertama (awal) dengan kedalaman lebih dari 15 cm s.d 90 cm
A. TUJUAN :
1. Memberantas gulma
2. Memperbaiki struktur tanah agar lebih baik untuk pertumbuhan tanaman
3. Menempatkan seresah agar terdekomposisi dengan baik
4. Menurunkan laju erosi dengan cara pengolahan yang sesuai
5. Meratakan tanah
6. Mencampur pupuk dengan tanah
7. Mempersiapkan tanah untuk pemberian air irigasi



ALAT PENGOLAHAN TANAH PRIMER
1. Bajak Singkal (moldboard plow)
2. Bajak piring (disk plow)
3. Bajak rotary (rotary plow)
4. Bajak tanah-dalam (subsoiler plow)
1. BAJAK SINGKAL
Fungsi :
Memotong, membalik, memecah tanah sekaligus menutup gulma dan menjadikannya kompos di bawah tanah
Bagian-bagian Bajak :
a. Share
b. Singkal (brest, moldboard)
c. Landside
d. Coulter
e. Beam
f. Frog
g. Shin

Macam-macam Bajak Singkal :
a. Stuble bottoms :
b. General purpose bottoms
c. Slotted-moldboard bottoms
d. Scotch plow bottoms
e. Plow bottoms for sod and clay
Macam-macam Bajak Singkal :





Klasifikasi Bajak :
Berdasarkan hasil kerjanya
1. Bajak satu arah (one way plow)
2. Bajak dua arah atau bajak bolak-balik (two way plow), reversible plow

Bajak bolak-balik
Bajak satu arah : membalik tanah hanya ke satu arah, biasanya ke kanan
Bajak bolak-balik : mempunyai 2 susunan bajak yang dapat diputar ke kanan dengan cepat

Susunan 1 : membalik tanah ke arak kanan
Susunan 2 : membalik tanah ke kiri
Sehingga hasil olahan rata.

Berdasarkan operasinya :
1. Bajak tarik (trailing type)
2. Bajak yang diangkat secara hydraulics (mounted)

Trailing type : - efisien untuk lahan luas,
- sulit untuk lahan sempit
- sulit mundur, lebih berat, lebih mahal
Mounted type (integral plow) : - untuk lahan sempit baik
- Manuver mudah


TRAILING TYPE

TRAILING TYPE
ON LAND
IN FURROW

MOUNTED TYPE cA PENYETELAN IMPLEMENT

a. Pada Trailing Type :

Bajak mau pun traktor mempunyai draw bar
Harus diperhatikan draft vertikal dan draft horizontal

draft vertikal
draft horizontal
Cara menentukan pusat beban bajak



Letak Pusat beban pada bajak 5 bottom







Letak Center of Pull Traktor

Letak batang-tarik (draw bar) traktor















b. Pada Mounted Type :
Mempunyai 3 titik penggandeng
Urutan penggandengan : dimulai dari titik pada lower link kiri, kemudian titik pada lower link kanan dan baru pada titik top link .


Bajak singkal tipe mounted









Gambar titik penggandeng pada traktor










BAJAK PIRING (DISK PLOW)

Kebutuhan tenaga per satuan luas untuk menarik bajak ini lebih kecil daripada bajak singkal.
Ketika operasi piringan berputar sehingga gaya gesek dengan tanah berkurang
Penetrasi bergantung pada berat , dan sudut piringan

Keuntungan :
1. Dapat bekerja pada tanah keras dan kering
2. Dapat bekerja pada tanah yang lengket
3. Dapat bekerja pada tanah yang berbatu
4. Dapat bekerja pada tanah yang banyak terdapat akar
5. Dapat bekerja pada tanah yang memerlukan pengerjaan yang dalam

Kedalaman pembajakan standar setiap piringan kira 0,2 – 0,4 dari diameter piring dan kira-kira 1/3 dari lebar kerja

Ada 2 tipe :
a. Bajak Piring standar (standar disk plow)
b. Bajak Piring vertical (vertical disk plow)

Bajak Piring standar mempunyai satu atau lebih piringan yang setiap piringannya dilengkapi dengan bearing. Pemasangan piringan pada kerangka membentuk sudut terhadap garis vertical (tilt angle). dan terhadap arah penarikan (disk angle).
Bajak Piring vertical terdiri dari beberapa seri piringan, antara piringan mempunyai jarak yang sama dan setiap set piringan ditunjang dengan satu sumbu. Letak piringan tegak (vertical). Setiap set piringan berputar pada sudut 35 sampai 50 derajat dari arah maju traktor.

BAJAK PIRING STANDAR

Tanah dan sisa-sisa tanaman dipotong dan dilemparkan oleh gaya putar piringan.

Bagian-bagian Pokok :
1. Rangka
2. Piringan
3. Scraper
4. Land wheel
5. Furrow wheel

Ada 3 tipe bajak piring

1. Direct mounted disk plow

Dipasang di belakang traktor dengan 3 titik gandeng dinaik-turinkan secara hidrolis. Punya roda di bagian belakang untuk menstabilkan bajak searah dengan majunya traktor.

2. Semi-mounted disk plow

Ditarik traktor melalui gandengannya. Cara menaik-turunkan menggunakan batang di bagian depan bajak. Roda belakang berfungsi sebagai kemudi digerakkan oleh batang panjang yang terpisah dari gandengan traktor. Dengan cara bajak dapat mengikuti jalannya traktor waktu membelok.


3. Trailing disk plow

Mempunyai 3 roda penunjang. Land wheel di belakang menopang bajak bila dinaikkan bagian depannya.
Furrow wheel depan membantu menaikkan bajak waktu membelok dan menyerap gaya dorong dari samping (side draft). Furrow wheel belakang berfungsi menyerap side draft.

SPESIFIKASI

Ukuran piringan : 26 x 3/16” artinya
- diameter piringan 26”
- tebal piringan 3/16”
Bajak piringan standar umumnya berdiameter piringan 24 sampai 32 inci. Diameter piringan 24 “ , cekungan 33/8 sampai 4 “, diameter 26 “ cekungan sampai 4 ½ “.
Sudut piringan dengan garis vertical 15 - 250 dan dengan arah horizontal pada sudut 42 - 450 .

PENYETELAN ALAT

Menyetel sudut pemotongan (cutting angle), lebar pemotongan dan sudut vertical piringan.
Roda belakang kanan traktor dengan piringan harus disesuaikan, 1/3 - ¼ dari diameter piring pertama ada di luar alur dari bagian dala roda








Letak Pusat beban pada bajak piring



Tidak ada komentar:

Posting Komentar