I. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Nama modul ini adalah Mesin Produksi I. Isi modul ini meliputi berbagai macam pekerjaan yang dapat dikerjakan menggunakan mesin-mesin dengan operasi dasar, alat-alat bantu mesin, perhitungan permesinan dan toleransi ukuran. Modul ini dapat dipelajari bersamaan dengan modul lainnya. sehingga jenis-jenis pengerjaan dalam setiap minggu dapat bervariasi misalnya dengan modul yang berkaitan dengan operasi mesin dipelajari dihari lain dalam satu minggu itu. Setelah belajar dengan modul ini, mahasiswa diharapkan dapat menggunakan berbagai macam peralatan mesin yang ada di bengkel produksi (mesin bubut, mesin frais, mesin skrap, mesin bor, mesin gergaji, mesin gerinda) untuk membuat benda kerja komponen peralatan tepatguna sesuai dengan gambar kerja yang telah dirancang sebelumnya.
Untuk dapat menguasai modul ini para mahasiswa harus menguasai tentang :
· Pengetahuan gambar proyeksi ortogonal dan gambar bentuk atau gambar piktorial.
· Pengetahuan simbol gambar, simbol pengerjaan, penunjukkan ukuran atau dimensi yang berkaitan dengan pekerjaan membuat pola, menyayat/mengikis/memotong benda dan melubangi benda kerja.
1. Petunjuk Penggunaan Modul
Berikut ini langkah-langkah yang harus dilakukan untuk mempelajari modul :
a. Baca tujuan pembelajaran.
b. Baca uraian materi pada setiap kegiatan belajar dengan seksama.
c. Persiapkan alat dan bahan yang digunakan pada setiap kegiatan belajar.
d. Lakukan pengamatan pada setiap kegiatan belajar dengan teliti.
e. Jawablah pertanyaan pada tes formatif, cocokkan dengan kunci jawaban yang ada, pada jawaban tes formatif.
f. Jawablah pertanyaan yang ada pada lembar evaluasi, cocokkan dengan kunci jawaban yang tersedia pada lembar kunci jawaban evaluasi.
g. Peserta diklat yang nilai evaluasi kurang dari 7,0 tidak dinyatakan lulus pada modul ini.
2. Penjelasan bagi mahasiswa
a. Uraian materi pada modul ini terdiri dari 4 kegiatan belajar yang meliputi kegiatan belajar 1, 2, 3 dan 4 masing –masing kegiatan belajar dilengkapi dengan tes formatif dan kunci jawaban tes formatif.
b. Bacalah lembar kerja, keselamatan dan kesehatan kerja yang terdapat pada kegiatan pembelajaran 1, 2 , 3 dan 4 pada modul ini.
c. Tanyakan kepada instruktur/dosen Anda hal-hal yang dianggap sukar.
3. Peran Dosen/Pembimbing
a. Membantu mahasiswa yang mengalami kesulitan memahami modul ini dengan cara melayani tanya-jawab melalui e-mail atau chating internet.
b. Memberikan pertanyaan-pertanyaan secara acak dan singkat mengenai teori yang berkaitan kegiatan belajar 1, 2, 3 dan 4 yang terdapat pada modul ini.
B. Tujuan
Modul Belajar Jarak Jauh (BJJ) ini disusun dengan tujuan agar dapat dipelajari bagi mahasiswa yang sedang melakukan kegiatan Praktik Kerja Lapangan (PKL) di Industri. Setelah kembali ke kampus diharapkan telah memiliki bekal teori atau kemampuan koginif yang memadai sehingga dalam melaksanakan kegiatan praktik yang berkaitan dengan modul yang telah dipelajari dapat berjalan secara efektif.
II. TUJUAN PEMBELAJARAN
A. Tujuan Umum
Mahasiswa dapat menggunakan berbagai macam peralatan mesin yang ada di bengkel produksi (mesin bubut, mesin frais, mesin skrap, mesin bor, mesin gergaji,mesin gerinda).
B. Tujuan Khusus
1. Mahasiswa dapat membuat benda kerja sesuai dengan bentuk dan ukuran yang diminta.
2. Mahasiswa dapat membuat benda kerja sesuai dengan waktu yang ditentukan.
3. Mahasiswa dapat menulis kembali langkah kerja yang telah dilakukan.
4. Mahasiswa dapat menghasilkan benda kerja dengan cara dan sikap yang benar.
III. KEGIATAN BELAJAR
A. KEGIATAN BELAJAR-1
1. LEMBAR INFORMASI-1 (Menentukan Prasyarat Kerja)
a. Tujuan Kegiatan Pembelajaran-1
Tujuan yang hendak dicapai pada kegiatan belajar 1 ini adalah agar mahasiswa dapat:
1) Menentukan persyaratan pekerjaan pemesinan
2) Memahami macam-macam jenis pekerjaan yang dilakukan dengan menggunakan mesin bubut, trais, skrap, bor,dan lain-lain.
3) Memahami macam-macam jenis mesin untuk operasi dasar beserta perinsip kerja & kegunaannya.
4) Memahami Instruksi kerja
5) Memilih jenis mesin yang di butuhkan dengan tepat
b. Uraian Materi
1) Mesin bubut
adalah merupakan mesin pengerjaan logam dengan garak utama berputar dan digunakan untuk membuat benda kerja berbentuk silindris misalnya poros, poros bertingkat dan sejenisnya. Pada saat benda kerja berputar, pahat bubut dijalankan oleh eretan memanjang sehingga pahat dapat ikut bergerak kearah kiri atau kekanan tergantung dari pahat yang digunakan yaitu pahat kiri atau kanan. Disampaing pahat bubut bergerak sepanjang alas mesin atau menyayat benda kerja arah memanjang, juga dapat bergerak pada arah vertikal yang berfungsi untuk memotong benda kerja dengan menggunakan eretan melintang.
2) Mesin frais
adalah merupakan mesin pengerjaan logam dengan gerak utama berputar seperti mesin bor dan digunakan untuk meratakan permukaan benda kerja, membuat berbagai macam alur, membuat benda kerja segi banyak, dan membuat berbagai macam roda gigi. Pemotongan/penyayatan dilakukan oleh putaran pisau frais terhadap benda kerja, sedangkan benda kerja dijalankan oleh meja mesin baik pada arah memanjang, melintang maupun vertikal.
3) Mesin skrap
Adalah merupakan mesin pengerjaan logam dengan gerak utama maju dan mundur. Pada waktu benda kerja bergerak ke kanan dan ke kiri dan pahat skrap bergerak maju mundur maka pada saat itu pahat skrap melakukan pemotongan. Pemotongan tersebut hanya terjadi pada waktu pahat skrap bergerak maju. Sedangkan pada waktu bergerak mundur pahat skrap tidak melakukan proses pemotongan.
4) Mesin bor
Digunakan untuk membuat lubang pada benda kerja. Misalnya lubang pada poros, lubang pada paralel strip, dan lubang untuk penempatan mur baut. Prinsip kerja pada mesin bor adalah pahat bor atau mata bor berputar dan dapat bergerak naik turun, sedangkan benda kerja diam tidak bergerak. Benda kerja tersebut diam karena dicekam. Pada waktu bor bergerak ke bawah dan mengenai benda kerja dan seterusnya maka pada waktu itu mata bor melakukan proses pemotongan.
5) Mesin gergaji
Digunakan untuk memotong bahan benda kerja. Misalnya dari bahan poros yang panjang dipotong sesuai dengan ukuran awal bahan. Prinsip kerja pada mesin gergaji adalah daun gergaji bergerak maju mundur sedangkan bahan benda kerja diam tidak bergerak. Bahan benda kerja tersebut dipegang kuat pada cekam. Pada waktu daun gergaji bergerak maju mundur dan mengenai bahan benda kerja maka pada saat itu daun gergaji melakukan pemotongan. Proses pemotongan bahan benda kerja hanya dilakukan oleh mesin gergaji pada waktu daun gegaji bergerak maju saja, sedangkan pada waktu daun gergaji bergerak mundur tidak melakukan pemotongan.
6) Mesin gerinda
Yang besar digunakan untuk menghaluskan permukaan benda kerja. Sedangkan mesin gerinda yang kecil digunakan untuk mengasah alat potong. Misalnya paralel strip yang memerlukan kehalusan, poros yang memerlukan kehalusan. Sedangkan untuk mengasah misalnya mengasah pahat bubut, pahat skrap, dan mata bor. Prinsip kerja pada mesin gerinda adalah batu gerinda berputar sedangkan benda kerja disentuhkan. Pada waktu benda kerja menyentuh batu gerinda yang berputar maka terjadi proses pemotongan benda kerja oleh batu gerinda.
Minggu, 02 Agustus 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar